Selasa, 03 November 2009

TTL VS CMOS dan interface

TTL merupakan singkatan dari Transistor Transistor Logik, yang berarti dalam sebuah sirkuit terintegrasi (IC), terdapat transistor-transistor yang bekerja sebagai switching (ON atau OFF). TTL adalah kelompok dari rangkaian digital yang terdiri dari BJT dan transistor. TTL memiliki cirri, yaitu kode sirkuit terintegrasinya menggunakan kode 74xxx (untuk penggunaan umum) dan 54xxx (untuk penggunaan khusus, seperti militer). Tegangan sumber untuk TTL berkisar dari 4,75v s/d 5,25v.
Karakteristik TTL:
1. Disipasi daya biasanya berkisar 10 mW per gate / gerbang.
2. Delay 10 nS ketika mendrive beban 15 pF/400 ohm.
3. Range tegangan dari 0(nol) untuk Vcc ,dimana Vcc berkisar 4.75V - 5.25V. Tegangan antara 0V - 0.8V dianggap logik 0 oleh TTL. Range tegangan 2V - Vcc dianggap logik 1.

CMOS(Complementary Metal-Oxide Semiconductor) adalah sebuah teknologi dari semikonduktor yang digunakan pada transistor – transistor dan digunakan pada mikro chip computer saat ini. Semikonduktor yang dimaksud terbuat dari silicon dan germanium, material yang bisa berfungsi sebagai konduktor juga isolator, itulah sebabnya mengapa disebut sebagai semikonduktor. Material tersebut akan menjadi konduktor sepenuhnya ketika ditambahkan electron dengan charge negative (untuk transistor tipe-N) atau dengan pembawa charge positif (untuk transistor tipe-P). Kedua tipe ini digunakan untuk mengendalikan arus. Transistor CMOS hamper tidak menyerap energy ketika tidak digunakan. Transistor CMOS akan lebih cepat panas ketika dialiri arus, dibanding dengan TTL. Tegangan sumber untuk CMOS berkisar dari 3v s/d 15v

Karakteristik CMOS:
1. Disipasi daya bergantung kepada tegangan dari catu daya, frekuensi, beban output, and rise time input. Pada frekuensi 1 MHz dan beban 50 pF,disipasi daya umumnya 10 nW per gerbang.
2. Delay bergantung pada catu daya biasanya berkisar antara 25 nS sampai 50 nS.
3. Rise time dan Fall time biasanya 20 - 40% lebih lama dari delay.
4. Ketahanan terhadap noise 50% atau 45%.
5. Level sinyal logic sama dengan catu daya ketika impedansi input tinggi.

Perbandingan TTL dengan CMOS:
1. CMOS lebih mahal TTL untuk spesifikasi dan fungsi yang hamper sama. Tapi, bagaimanapun teknologi CMOS biasanya lebih ekonomis pada sebuah system karena chip CMOS semakin kecil dan hanya membutuhkan sedikit regulasi.
2. Rangkaian CMOS tidak banyak menggunakan daya seperti pada rangkaian TTL ketika tidak digunakan. Tapi pada CMOS, peningkatan serapan daya lebih cepat seiring clock yang diberikan dibanding TTL. Lebih sedikit energy yang diperlukan sehingga desain lebih sederhana dan murah.
3. Karena rise time dan fall time lebih panjang, transmisi data digital menjadi lebih sederhana dan tidak mahal dengan menggunakan chip CMOS.
4. Komponen CMOS akan rusak ketika menerima listrik statis, berbeda dengan TTL. Sehingga CMOS biasanya diberi pelindung plastic anti listrik statis.

interface TTL to CMOS
1. menggunakan pull up resistor

2. menggunakan NPN transistor

3. menggunakan open collector buffer IC (7406)

interface CMOS to TTL
1. menggunakan CMOS buffer IC (4096)

2. menggunakan CMOS buffer IC (4096) yang lain

Senin, 02 November 2009

ada apa di 2012 dari kalender Maya?

banyak informasi yang akan kita dapatkan ketika kita search di search engine maca yahoo, google.
semuanya mengarah kepada akhir jaman?mungkin, tidak ada yang tahu kapan tepatnya akhir jaman.
watch this...

timer

timer digunakan sebagai pembangkit pulsa yang dapat kita atur frekuensinya dengan mangubah nilai resistor.

update WE9

buat temen-temen yang masih menggunakan game yang cukup memuaskan ini(heu....memuaskan?boleh lah!)
file ini di simpan di
C:\Documents and Settings\"username"\My Documents\KONAMI\Winning Eleven 9\save\folder1
mangga, unduh file na di dieu
file ini diupdate pertengahan 2009, CR7 sudah di Madrid

infra merah sebagai sensor proximity



Sensor dan Transduser

Sensor adalah sesuatu yang dapat merubah besaran fisika menjadi besaran lain. Besaran pokok fisika tersebut diantaranya adalah:

a. Panjang (meter)

b. Massa (kilogram)

c. Waktu (detik)

d. Suhu (Kelvin)

e. Kuat Arus Listrik (Ampere)

f. Intensitas Cahaya (Candela)

g. Jumlah zat (mol)

Transduser adalah sesuatu yang dapat merubah besaran fisika menjadi besaran listrik (tegangan atau arus).

Pada masyarakat pada umumnya, istilah sensor yang dimaksud adalah transduser.

Transduser yang digunakan untuk mendeteksi jarak, panjang atau kedekatan kerap kali disebut sebagai proximity sensor. Transduser ini mendeteksi jarak, lalu mengubahnya menjadi tegangan / arus. Tegangan atau arus yang dihasilkan sangat kecil. Untuk arus yang dihasilkan dari sebuah transduser bervariasi, dari mulai 4mA sampai dengan 20mA. Sedangkan tegangan yang dihasilkan dari transduser ini adalah dari 0 volt sampai dengan 10 volt.

Jenis transduser dan sensor kedekatan

Ø Infra Red

Ø Ultrasonik

Ø Kamera

Ø Limit switch

lengkapnya, unduh file ini

Minggu, 01 November 2009

Komputer dan Pemrograman (CPU)

Last section.....cie elllllllllllaaaaa
bagian terakhir dan yang paling penting dari hardware komputer, karena banyak bagian yang akan di jelaskan....
Sebuah CPU terdiri dari
1. Mainboard/motherboard/mobo

2. Processor
intel production amd production

Bagian penting dari sebuah CPU dengan harga yang sama mahal dengan mobo, tapi dengan ukuran yang mini. Procesor ini memproses perintah yang kita kirimkan melalui keyboard, mouse, gamepad, dll untuk diproses oleh processor, lalu diumpankan ke outputnya.frkeunsi sebuah processor bisa sampai 4GHz

3. RAM (Random Access Memory)
(dari http://www.id.wikipedia.org)
Sebuah komponen pinyimpan data sementara dan dapat diakses secara acak, tanpa berurutan.
RAM teridiri dari beberapa jenis:
a. SRAM (bukan seram ya......)Static RAM
b. NVRAM (Non-Niolatile RAM)
c. DRAM (Dynamic RAM), uktuk yang sekarang banyak digunakan adalah turunan dari DRAM.

DRAM, memilik tingkatan: Fast Page Mode RAM, EDO DRAM, XDR DRAM, SDRAM, DDRAM
frekuensi dari RAM ini bermacam-macam, dari yang rendah sampai 4 Gb juga ada, untuk DDRAM, sekarang DDR2

4. HDD (Hard Disk Drive)

HDD adalah media penyimpanan data kita pada sebuah komputer, data yang disimpan adalah sistem operasi yang menjalankan sebuah komputer atau yang sering disebut operating sistem. Operating sistem atau sistem operasi yang banyak digunakan adalah windows dan linux, ada juga yang menggunakan MacOs, tapi penggunanya adalah minoritas.
HDD memiliki kepingan-kepingan (disk), kepingan-kepingan pada harddisk hampir sama dengan CD, hanya saja berupa logam. Karena sebuah data yang dibaca oleh HDD pada disknya, maka perlu diperhatikan kecepatan putaran disk pada HDD, semakin cepat putaran per menit (rpm) dari sebuah harddisk, maka semakin cepat melakukan pembacaan dan eksekusi datanya.
kecepatan putaran per menit dari sebuah HDD 5000 sampai dengan 10.000 rpm, hard disk menggunakan interface / antar muka IDE/PATA (Integrated Development Environment / Parallel ATA atau ATAPI),
socket PATA pada motherboard(gambar dari http://www.id.wikipedia.org)
konektor PATA, dari hard disk ke motherboard(gambar dari http://www.id.wikipedia.org)

kecepatan transfer data sebuah harddisk yang menggunakan interface PATA berkisar 100-133Mbit/detik (ingat, Mbit=Megabit, bukan Megabyte..Karena 1byte = 8 bit)

Pengembangan dari interface PATA adalah SATA, yang sering digunakan sekarang, dengan kecepatan transfer data yang mencapai 300Mbit/detik. harddisk dengan interface SATA justru lebih murah dibanding dengan versi jadulnya yaitu PATA untuk kapasitas yang sama. Lebar kabel SATA pun lebih ramping, sehingga bisa mengoptimalkan sirkulasi udara di dalam casing CPU.
socket interface SATA pada motherboard(gambar dari http://www.id.wikipedia.org)
konektor dari harddisk SATA ke motherboard
power kabel untuk SATA juga berbeda dengan PATA
kabel power untuk konverter PATA ke SATA

coming soon CDROM....

Komputer dan Pemrograman (Monitor)

Menindak lanjuti postingan yang sebelumnya....
yu, kita jelajahi lautan ilmu, kita mulai dengan monitor..
Monitor adalah bagian penting dari komputer, monitor CRT / Tabung Sinar Katoda (monitor yang lama), menggunakan konektor VGA 15 pin
(male) (female)
nah konektor yang male, itu kabel data dari monitor. konektor yang female itu ada di CPU.
tinggal Plug and play...biasanya
konektor db15pin ini masih digunakan bahkan pada LCD (Liquid Crystal Display), LCD memiliki dimensi yang lebih tipis, konsumsi daya yang rendah dan resolusi yang tinggi.
Jika dibandingkan dengan monitor jenis CRT, LCD memang lebih mahal, tapi dengan konsumsi listrik yang <20watt,
LCD CRT
tampilan LCD juga lebih cantik, lebih elegan...
sayang harganya masih cukup mahal, untuk 15" wide screen masih berkisar 1juta, CRT 15" bisa dapet 2 buah.
Prinsip kerja dari monitor adalah menampilkan sinyal yang diterima dari Graphic Card pada CPU, gambar yang kita oleh, dialirkan melalui kabel data monitor, lalu dimunculkan pada monitor.
Nah, kalo di rumah punya monitor jadul, terus pengen beli LCD, jangan dijual dulu deh, mendingan beli TV tunner (kisaran harga Rp. 140.000), tinggal tancap kabel data monitor ke TV Tunner, jadi deh TV dengan ketajaman yang melebihi TV biasa...tentunya tetap memasang antena.
Sebenarnya masih ada yang menarik pada CRT, CRT terdiri dari 3 bagian utama:
1. Electron gun
2. Plat Pembelok
3. Layar berfosfor

Electron gun adalah alat yang menembakan elektron, elektron didapat dari pelepasan elektron plat tembaga pada electron gun.

Plat pembelok berfungsi membelokkan elektron sehingga bisa menyentuh seluruh permukaan layar, dengan ketelitian yang sangat tinggi.

Layar berfosfor berfungsi mengemisikan cahaya, akibat dari posfor yang ditabrak oleh elektron, sehingga pada. Pada monitor, satu atum posfor, terdiri dari bagian RGB (Red, Green, Blue) warna primer, ada juga yang CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Key(Black)), ketika elektron menabrak bagian Red, maka pada layar akan muncul warna merah, begitu seterusnya.
Sedangkan pada LCD, terdapt 3 bagian juga. kristal cair, filter RGB, dan lampu backlight putih/ emisi sinar yang lain.
Sinar melewati filter RGB yang diatur oleh medan listrik disekitar LCD, lalu cahaya mengenai kristal cair, sehingga terbetuklah citra pada layar.
Sayang, viewing angle/ sudut pandangnya tidak sebaik CRT, jika kita bergeser dari hadapan LCD, maka pencitraan yang didapat jelek, berbeda dengan CRT yang dipandang dari beberapa sudut, masih mampu memberikan pencitraan sempurna. Sehingga banyak dari para graphic designer menggunakan CRT, karena alasan viewing angle.