Tampilkan postingan dengan label Tips Dan Tutorial Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Dan Tutorial Software. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Januari 2011

Cara Menggunakan Brush Bubble ( Gelembung Sabun )

Cara Menggunakan Brush Bubble ( gelembung sabun )

Pada postingan cara membuat brush bubble atau brush gelembung sabun sebelum postingan ini.. gak dibahas cara pake nya.. hehehe.. sengaja.. biar banyak postingan nya :p
ya udah langsung aja..
Buka foto yang mau dibuat bergelembung..

Sekarang setting Brush nya..
Yuk mari gan..
Klik Brush tool
Nanti muncul Brush palette.. kalo gak muncul silahkan Klik Windows > Brushes
Klik brush bubble yang sudah dibuat..
setting scattering nya .. ini fungsi nya untuk memisah kan bubble yang tadinya menumpuk
nanti coba-coba dengan angka yang lain.. sangat menyenangkan deh pokoknya..

Lalu setting juga shape dynamics nya..
ini berfungsi untuk besar kecil masing-masing bubble atau putaran masing -masing bubble
silahkan coba-coba aja yah..

kalo udah klik di foto yang tadi udah disiapkan..
Ukuran nya terserah temen-temen aja.. mau gede , kecil, sedang..
Lebih bagus lagi kalo foreground nya PUTIH..

Hasilnya adalah

Selamat mencoba dan bersenang-senang.. ;)

Sumber : http://ilmuphotoshop.com/2010/12/28/cara-menggunakan-brush-bubble-gelembung-sabun/

Ingin mempublikasikan artikel ini di blog anda..?? Copy paste aja script di bawah ini :

Selasa, 07 Desember 2010

Menguak Tema Tersembunyi Windows 7

SAAT pertama kali menjalankan instalasi Windows 7, kita ditanya negara tempat kita tinggal dan bahasa yang kita gunakan, bukan? Pengguna dari beberapa negara akan dapat tema khusus sesuai dengan negaranya.
Misalnya, negara yang dimasukkan adalah Australia. Nantinya, kita bisa memilih tema bernuansa Australia  untuk Windows—suara khas, wallpaper,  dan nuansa pendukung lain.
Setelah diselidiki, semua tema unik itu ternyata disalin pada saat instalasi. Hanya saja tema-tema tersebut tidak semua ditampilkan. Asal tahu saja, DVD Windows 7 edisi bahasa Inggris yang beredar di Indonesia mengandung tema Australia, Kanada, Afrika Selatan, Inggris Raya, dan Amerika Serikat.
Tak ada Indonesia sih. Tapi, kalau mau tau bagaimana tema-tema negara yang ada, caranya begini.
  • Buka Windows Explorer. Klik menu “Organize > Folder and Search Options”.
  • Di jendela Folder Options klik tab “View”. Di tab View, pilih “’Show hidden files, folders and drives”.
tut349-h24-2

  • Hilangkan tanda centang di depan “Hide protected operating system files (Recommended)”. Saat menghilangkan tanda cek ini Anda akan mendapatkan jendela peringatan. Jawab “Yes”. Klik “OK” untuk menutup jendela Folder Options.
tut349-h24-3
  • Di jendela Windows Explorer, masuklah ke C:\Windows\Globalization\MCT. Di situ ada folder MCT-AU, MCT-CA, MCT-GB, MCT-US dan MCT ZA. Setiap folder berisi satu file tema.
tut349-h24-4
  • Buka folder MCT-AU lalu masuklah ke sub folder Theme. Di dalamnya ada file AU berekstensi “.theme”. File ini mengandung instalasi tema Australia. Klik ganda file itu untuk menginstalnya. Kita akan langsung merasakan perubahannya sesaat setalah instalasi. Nuansa Windows akan langsung berubah ala Australia dan Control Panel Personalisasi bakal muncul.
tut349-h24-5
  • Ulangi langkah  5 untuk setiap folder—atau folder yang temanya mau dipakai saja. Sekadar informasi, folder MCT-CA menyimpan tema Canada, folder MCT-GB menyimpan tema Inggris, folder MCT-US menyimpan tema Amerika, dan folder MCT ZA menyimpan tema Afrika Selatan.
  • Klik lagi menu “Organize” > “Folder and Search Options”.
  • Di jendela Folder Options klik tab “View”. Di tab View, pilih “’Don’t show hidden files, folders and drives”. Berikan tanda centang di depan opsi “Hide protected operating system files (Recommended)”. Saat menghilangkan tanda centang ini, kita akan dihadapkan pada jendela peringatan. Jawab “Yes”. Klik “OK” untuk mengembalikan seting folder seperti semula.
  • Tutup Windows Explorer.
  • Sekarang klik kanan desktop dan pilih Personalize. Sekarang, tema-tema rahasia telah muncul dan Anda tinggal memilih tema mana yang disuka. Sekali klik tema, nuansa Windows akan langsung berubah, baik itu warna, wallpaper, suara, dan sebagainya.
tut349-h24-10
Cari Tema Windows 7
Setelah mendapat artikel yang menarik ini, PCplus iseng-iseng mencari tema lain di internet. Tidak ketemu banyak sih—beberapa malah tampak tidak meyakinkan—tapi ada satu yang yakin seratus persen pasti bisa diinstal di Windows 7.
Tempatnya di sini: http://windows.microsoft.com/en-us/windows/downloads/personalize. Nah, pasti yakin kan? Itu situs web resmi Microsoft. Temanya banyak yang baru, malah ada tema Windows 7 yang bernuansi film baru James Cameroon yakni Avatar.
Ada pula tema Coca Cola, Bing, Porsche, Zune, dan lain-lain. Oh iya, tema yang disebutkan dalam artikel “Menguak Tema Tersembunyi Windows 7” pun ada. Tema itu tentu sebaiknya jangan di-download lagi. Mubazir.
Setelah download, kita akan dapat file berekstensi “themepack”. Buka saja file itu, tema pun segera dipasang. Selamat menikmati. (alx)
tut349-h24-boks 
Halaman situs web resmi Microsoft yang menampilkan tema untuk Windows 7. Tema yang ada di situs web tersebut bisa di-downoad dengan gratis.  Sumber : http://www.tabloidpcplus.com/

Bikin Sendiri Aplikasi Portable

Aplikasi portabel menjadi solusi praktis buat kamu yang sering menggunakan PC, karena tak perlu lagi membawa notebook ke mana-mana. Cukup tenteng saja dokumen penting dan bawa program yang biasa dipakai. Semuanya dapat disimpan di dalam USB flash drive atau hard disk portabel.
Ketika sampai di tempat tujuan, entah itu kantor, tempat presentasi, atau warnet, kamu tak perlu risau jika komputer yang akan digunakan tak memiliki software yang dibutuhkan. Tinggal colok portable drive, maka segala urusan jadi lancar. Aplikasi jenis ini pun tak menyedot ruang hard disk karena ukurannya yang mungil.
Masalahnya, ada kalanya aplikasi portabel yang kamu butuhkan tak tersedia di jagat maya. Jika kondisinya seperti ini, kamu bisa mengubahnya menjadi versi “tenteng” secara mandiri.
Mudah dengan Portable Application Creator
Banyak cara untuk membuat aplikasi portabel sendiri. Salah satunya adalah dengan menggunakan aplikasi Portable Application Creator – 0.972 Beta (dari www.jonnyfartypants.com atau unduh langsung di http://www.megaupload.com/?d=FDYXE8SP).
Aplikasi ini dapat membantu kamu untuk menginstal sebuah aplikasi ke dalam USB flash disk dan menjadikannya portabel alias dapat digunakan di komputer mana saja tanpa perlu diinstal lagi. Begini caranya:

  1. Unduh dulu file tersebut, lalu ekstrak ke hard disk. Selanjutnya, pastikan flash disk yang dipakai untuk instalasi aplikasi sudah tercolok ke port USB di PC. Lalu buka folder hasil ekstraksi tadi.
  2. Klik-dobel file “PAC Compiler.exe” hingga boks dialog “PAC Compiler” muncul. Aplikasi ini akan mencari aplikasi AutoIt.exe di hard disk. Jika tidak ada, aplikasi akan menawarkan diri untuk mengunduhnya dari internet. Klik [Yes]. Tunggui hingga aplikasi terunduh seluruhnya. Jika sudah, klik [Done].
  3. File “PAC Compiler.exe” akan berubah menjadi “Portable App Creator.exe”. Klik dobel file tersebut. Pada boks dialog “Portable App Creator”, pilih drive flash disk Anda di “Portable device located at drive”.
  4. Klik [Next]. Klik [Browse...], lalu cari file installer dari software yang akan dijadikan portabel. Klik file installer berekstensi .exe, lalu pilih [Open]. Di sini, PCplus menggunakan file installer aplikasi CC Cleaner. Klik [Next]
  5. Sekarang kamu bakal dihadapkan pada wizard instalasi. Klik [Take 1st Shot]. Jika proses tuntas, klik [Install Applications]. Di proses ini, aplikasi yang akan dijadikan portabel akan diinstal.
  6. Pastikan kamu memilih direktori flash drive  sebagai “Destination Folder” saat penginstalan. Jika tidak, aplikasi tak akan terinstal ke flash drive. Ikuti proses instalasi hingga tuntas. Tutup wizard penginstalan, lalu kembali ke wizard di “Portable App Creator”.
  7. Klik [Get Shortcut Info]. Tentukan file aplikasi yang telah terinstal di flash drive pada kotak “Get the location of application to run” dengan mengklik [Browse] > [Open]. Tentukan lokasi shortcut aplikasi tersebut di “Get the location for the launcher”. Klik [Next]. Klik [Open/Close] untuk mengetes aplikasi. Jika berhasil berjalan, tutup jendela aplikasi.
  8. Klik [Take 2nd Shot], dilanjutkan dengan [Process Shots]. Jika sudah selesai, klik tombol [Next]. Tunggu lagi hingga muncul tombol [Done]. Klik tombol tersebut. Kini aplikasi telah sukses terinstal di flash drive dan bisa dipakai kapan saja dan di komputer (Windows) mana saja.
Memanfaatkan Universal Extractor & WinRAR
Selain cara di atas, kamu juga bisa menggunakan software Universal Extractor (yang bisa diunduh dari http://legroom.net/software/uniextract#download dengan ukuran file 4,98MB) dan software kompresi WinRAR (versi trial-nya bisa diunduh dari www.rarlab.com). Aplikasi yang hendak dijadikan portabel harus berupa installer file, berekstensi EXE, bukan program yang telah diinstal ke PC atau format lain. Mari kita mulai.
  1. Unduh dan instal Universal Extractor dan WinRAR ke PC. Buka Windows Explorer. Siapkan installer program yang hendak dijadikan aplikasi portabel.
  2. Simpan dalam folder tersendiri supaya mudah. Sebagai contoh, PCplus menggunakan installer file Mozilla Firefox. Klik-kanan file installer tersebut, lalu pilih [UniExtract to Subdir].
  3. Tunggu beberapa saat hingga proses ekstraksi, yang ditunjukkan dengan munculnya boks Command Prompt.
  4. Jika sebelumnya muncul boks konfirmasi berisi pilihan mode ekstraksi, pilih opsi paling atas, lalu klik [OK]. Hasil setelah proses ekstraksi adalah sebuah folder dengan nama yang sama dengan file installer.
  5. Buka folder hasil ekstraksi dengan mengklik-dobelnya. Jika banyak berisi pilihan folder, carilah folder yang berisi file aplikasi berekstensi EXE.
  6. Pada Mozilla Firefox, file aplikasi tersebut bernama “firefox.exe” dan berada pada folder “nonlocalized”. Seleksi semua isi folder tersebut dengan menekan [Ctrl] + [A], lalu klik-kanan mouse dan pilih [Add to archive…] untuk mengompresi data via WinRAR.
  7. Pada boks WinRAR yang tampil, isikan nama file aplikasi portabel pada “Archive name”. Klik [Create SFX archive]. Pada menu “Compression method”, pilih [Best]. Selanjutnya, klik [Advanced] dilanjutkan dengan mengklik tombol [SFX Options…].
  8. Pada tab “General”, isikan boks isian “Run after extraction” dengan nama file aplikasi berekstensi EXE yang Anda temukan di Langkah 3. Untuk Firefox di sini, PCplus mengisinya dengan firefox.exe.
  9. Klik tab [Modes], lalu pilih [Unpack to temporary folder]. Klik [Hide all] pada “Silent mode”, dan [Overwrite all files] pada “Overwrite mode”. Klik [OK], dan klik [OK] lagi pada boks dialog Archive name and parameter. Tunggu beberapa saat hingga proses kompresi selesai.
  10. Kini di folder yang kamu kelola akan muncul file baru berekstensi EXE dengan nama yang sesuai dengan yang telah dimasukkan pada Langkah 4.
  11. Nah, aplikasi kamu kini telah menjadi portabel. Tinggal memasukkan file EXE tersebut ke dalam flash drive dan menjalankannya langsung di komputer mana saja, dengan mengklik-dobel file aplikasi portabel tersebut.